Manager yang Hebat dari Project Oxygen Google


Sebuah Ulasan dari Project Oxygen oleh Google

Sejak pertama kali meluncurkan penelitian Project Oxygen di tahun 2008, Google semakin banyak belajar tentang kepemimpinan. Di antaranya adalah ketergantungan terhadap manajer dalam mengambil keputusan dan membangun kerjasama antar tim. Di tahun 2018, tim internal Google yang berisikan pada peneliti meluncurkan Project Oxygen. Seperti dilaporkan Melissa Harrell dan Lauren Barbato bulan Februari lalu, proyek ini adalah salah satu upaya Google untuk mengetahui apa saja yang membuat para manajer hebat di Google.

Para peneliti mengidentifikasi delapan perilaku yang lazim ditemui di antara para manajer yang diketahui berkinerja baik. Kemudian, para peneliti memadukannya ke dalam program pengembangan manajer. Google menunjukkan perbaikan yang signifikan di level manajemen dan tim setelah menyebarluaskan dan memberikan pelatihan tentang 8 perilaku tersebut kepada para manajer.  Perbaikan tersebut terlihat di aspek hasil kerja, kepuasan konsumen, dan kinerja.

Namun, ketika perusahaan semakin berkembang, tuntutan terhadap manajer dan para pemimpinnya juga semakin meningkat. Berdasarkan survey terhadap karyawan, Google mengetahui bahwa karyawannya menginginkan suatu kolaborasi lintas-organisasi yang lebih efektif dan praktek pengambilan keputusan yang lebih kuat dari para pemimpinnya. Oleh sebab itu, para peneliti meninjau kembali hasil penelitian tersebut dengan mempertimbangkan tanggapan dari karyawan Google. Ditemukan bahwa kualitas manajer di Google semakin berkembang seiring dengan waktu.  

Berdasarkan penelitian tersebut, berikut adalah 10 perilaku umum yang dimiliki para manajer terbaik di Google:

1. Seorang pelatih yang baik

2. Memberdayakan tim 

3. Menciptakan suatu lingkungan tim yang inklusif, dan perhatian terhadap kesuksesan dan kebahagiaan karyawan

4. Produktif dan berorientasi hasil

5. Seorang komunikator yang baik: mendengarkan dan berbagi informasi

6. Mendukung pengembangan karir dan mendiskusikan kinerja perusahaan

7. Memiliki visi/strategi yang jelas untuk timnya

8. Memilik keahlian teknis untuk membantu tim

9. Bekerja sama dengan tim lain di Google

10. Seorang pembuat kebijakan yang kuat

 

Para peneliti membuat sejumlah pertanyaan survey untuk menguji tema-tema baru terkait kolaborasi dan pengambilan keputusan. Kemudian, pertanyaan tersebut digabungkan dengan sampel acak di Manager Feedback Surveys (sebuah tool yang digunakan Google untuk menilai para manajer). Dengan eksperimen tersebut, peneliti ingin melihat sejauh mana perilaku kerjasama dan pengambilan keputusan tersebut mempengaruhi 8 perilaku yang sudah diidentifikasi sebelumnya. Apakah perilaku tersebut memperkuat atau justru memperlemah hubungan antara efektivitas manajer dengan hasil pencapaian tim?

Penelitian tersebut menemukan hubungan statistik yang kuat. Dua perilaku baru (poin 9 dan 10) berhubungan erat dengan efektivitas manajer. Hasilnya, daftar perilaku manajer versi Project Oxygen tersebut lebih akurat dalam memprediksi hasil kinerja tim dibanding daftar asli (yang terdiri dari 8 perilaku). Semakin tinggi skor yang dimiliki seorang manajer pada 2 poin terakhir, semakin besar peluangnya untuk bertahan lama di Google, menghasilkan skor kepuasan yang lebih tinggi berdasarks survey karyawan, serta memiliki kinerja yang lebih baik.

Kemudian, para peneliti mengambil langkah tindak lanjut untuk memastikan bahwa manajemen yang kuat benar-benar diikuti oleh hasil kerja karyawan yang lebih baik pula. Tim tetap menemukan pola yang sama meski telah terjadi pergantian manajer (mis., ada karyawan yang dipromosikan menjadi manajer). Mereka juga berkontribusi meningkatkan kinerja perusahaan. 

 

Kesimpulan

Penelitian yang didasarkan pada Project Oxygen di Google menunjukkan bahwa manajer yang hebat masih sangat dibutuhkan. Manajer yang mampu bekerja sama dengan tim dan mengambil keputusan yang tepat adalah salah satu kunci meningkatkan pencapaian perusahaan, baik dari segi kinerja maupun kepuasan konsumen. Manajemen yang berkualitas tidak hanya penting, namun juga menghasilkan karyawan dengan kinerja yang lebih baik. Para manajer di Google hebat karena mereka menerapkan 10 perilaku tersebut di atas.  

 

Sumber:

https://rework.withgoogle.com/blog/the-evolution-of-project-oxygen/

Melissa Harrell and Lauren Barbato, Google February 27, 2018

image : https://i.pinimg.com/originals/55/9f/ae/559fae18d973f9ac2befeee5d14f5d41.jpg



banner job fair relasi.com 2018